Tuesday, May 23, 2006

[Memasak] Membuat Pisang Goreng Mentega

Bahan
- Pisang (jenis pisang sesuai selera)
- Mentega
- Gula
- Susu kental

Alat memasak
- Kompor
- Wajan
- Alat untuk menggoreng

Cara memasak
- Kupas pisang lalu potong menjadi beberapa bagian, masing-masing bagian dipotong memanjang sampai setengah (jangan sampe terbelah menjadi dua), tujuannya supaya ketika digoreng menteganya bisa sampai pada bagian dalam, rasanya lebih enak.
- Nyalakan kompor dan letakkan wajan di atasnya
- Masukkan mentega secukupnya ke dalam wajan
- Masukkan potongan-potongan pisang
- Goreng sampai warnanya menjadi agak kemerah-merahan (jangan sampe gosong)
- Angkat, letakkan sebentar di penyaring agar minyaknya berkurang
- Setelah itu, letakkan di piring
- Taburi gula dan susu kental, jadi deh

Enak dinikmati dikala suasana dingin datang, malam hari atau ketika hujan sambil menikmati kopi atau air jeruk hangat. Mudah, sederhana, memiliki kadar karbohidrat tinggi dan tentunya nikmat.

Catatan : Gue memasaknya berdasarkan kebutuhan, kesenangan dan mood. Jadi, bagi pihak tertentu jangan berharap banyak :D.

Tuesday, May 16, 2006

Aneh rasanya :D

Benar-benar liar dan menggila,
laksana api yang melahap hamparan ilalang di musim kering
Kobarannya benar-benar memberi sensasi luar biasa
Aneh rasanya,
Rasa takjub ini penuh mengisi relung jiwa
Senang, ringan dan melayang jauh
Ku tak ingin lepas dari rasa ini

Wednesday, May 03, 2006

Tentang yang satu itu

Suatu masa tertentu gue benar-benar benci sama kata cinta, sucks lah :D, ternyata pengetahuan gue cuma sebatas pada cinta dengan lawan jenis, ha..ha..ha.. betapa merasa tololnya gue bersikap dan mendefinisikan cinta cuma sebatas itu, jauh gue pikir ada yang lebih tinggi dari itu --terserah kalo dibilang gombal, beberapa hal yang bisa sedikit --sangat-sangat sedikit mungkin-- gue pahami adalah cinta Pencipta kepada makhluknya dan sebaliknya, cinta orang tua kepada anaknya dan sebaliknya, cinta seorang manusia pada alam semesta dan isinya, cinta seorang manusia terhadap manusia lain dalam konteks sosial (bisa luas lagi nih) serta cinta seorang manusia terhadap lawan jenisnya (cuma ini yg bakal sedikit dibahas).

Jenis cinta terakhir yang umumnya sedang dirasakan oleh muda-mudi masa kini :p, gue belum bisa memahaminya dengan baik, yang jelas ada hubungannya dengan tahapan dalam perkembangan biologis maupun psikologis, kedua hal tersebut lebih cenderung berada pada sisi manusia, sisi material. Sehingga, gue agak kurang sreg jika ada muda-mudi masa kini yang mengutarakan cinta terhadap lawan jenis terlepas dari kedua hal tersebut (spiritual misalnya), walaupun tidak menutup kemungkinan bisa dicapai dan lagipula gue juga belum paham.

Mencoba berbagi pikiran dan perasaan dengan teman-teman (pria dan wanita) yang sedang merasa gundah dengan problematika hidup yang satu ini, entah merasa ditinggalkan, disakiti, berada pada hubungan yang ngga jelas, tersiksa dalam manisnya cinta, atau apalah, terkecuali yang sedang berada pada daerah merah jambu :p. Berusaha untuk tidak menyudutkan kaum wanita apalagi membela kaum pria, jadi, (bisa gak ya ?) kalo kamu-kamu berada pada keadaan tersebut, mungkin prinsip bahwa dunia ngga selebar daun pinus bisa dipake, lagipula yang gue pahami hidup tuh gak dibatasi pada hal beginian doang kok, janganlah berlarut-larut, tetap jalani hidup dengan semangat dan ceria, masa lalu yang ngga enak itu jangan disesali tapi dirubah jadi pengalaman yang bisa jadi bahan pembelajaran. Gitu guys, Maaflah ya kalo gue sok tahu :p.

Lagu : Vina Panduwinata, Aku melangkah Lagi.

Thursday, April 27, 2006

Instalasi Linux Ubuntu (gagal)

Mencoba menginstall Linux Ubuntu, sayang sekali gagal, penyebabnya adalah kualitas CD yang kurang baik, well, padahal itu CD original, dapat langsung dari distributor utama Ubuntu, dan lebih mengesalkan lagi karena gue mencoba menginstallnya pada virtual PC, karena PC gue berada dalam jajaran PC berumur dan performance yang agak lain dari PC umumnya saat ini (nggak mau menyebut tua :D dan bapuk), akibatnya untuk melakukan instalasi perlu kesabaran tingkat tinggi, lah !! tak tahunya (terdengar aneh bahasanya) gagal pada persentase tertentu, lantaran CD nya berkualitas kurang baik (males nyebut jelek) atau jangan-jangan CDROMnya ? (wah ini lagi, isu dari Tuan A punya kata-kata bahwa sekarang yang menjual CDROM dah jarang, minimal DVDCombo lah, walah ! lagi-lagi merasa tertinggal. Hehh.. namanya juga isu, validitasnya diragukan ;p. Kembali ke topik semula, seandainya instalasi berhasil, gue bisa memberlakukan satu PC (host) aktif sebagai 2 host yang berbeda, lumayan nih untuk belajar-belajar jaringan, tapi apa mau dikata ?, ada yang punya rekomendasi distro yang bagus untuk instalasi ?, [mode : orang indonesia ON] kalo pake GUI (Graphic User Interface) ngga ngabisin space banyak, mudah instalasinya, dan yang paling utama : installation requirement nya tercapai oleh PC gue (memori : 128, processor : 600 MHz, vga : 4 MB), ups.. maaf salah, yang jelas kalo menggunakan Virtual PC spesifikasinya lebih rendah dari yang gue sebutkan [mode : orang indonesia OFF]. Tutian Bgt (baca : kesian banget). Omong-omong, sebenarnya gue sudah install Fedora Core 4 (bisa disebut redhat ?) tanpa menggunakan Virtual PC, tapi karena kesoktahuan gue melakukan setting, hasilnya adalah ketika pertama kali booting, pada fase tertentu (berkaitan dengan konfigurasi network device) lama banget, bisa lumutan (hiperbolis) kalo nunggu selese, mau coba memecahkan masalahnya lewat console melalui grub, but how ?, sudah tanya ke seorang pengguna linux juga, yang bersangkutan menyarankan untuk melakukan penyuntingan file something.conf, tapi ketika gue praktekan di grub ngga bisa, lah wong membaca filenya aja gak bisa, ngga tahu kenape. Ha..ha.. kayaknya dari dulu gue selalu bermasalah dengan instalasi linux selain distro mandrake, padahal menarik, lihat dunia baru. Ngga yang itu-itu aja.

Tuesday, April 18, 2006

Flamboyan


Kabarnya dahulu bunga ini merupakan bunga yang memberikan ciri khas kota jakarta, seperti bunga sakura di jepang dan bunga tulip di belanda, bunga ini sering disebut juga flame flower karena warnanya yang merah cerah seperti api. Jenis pohonnya merupakan tumbuhan khas daerah tropis, memiliki kayu yang keras dan bisa mencapai ukuran yang cukup besar. Gue masih ingat ketika kecil, tepian sepanjang Jalan Raya Bogor (Jakarta Timur) masih sangat banyak ditumbuhi tumbuhan jenis ini, pepohonan ini tumbuh di tepi kali ciliwung, saat in masi ada, tapi semakin lama pepohonan ini semakin berkurang, banyak penyebabnya, biasanya karena umur yang sudah sangat tua sehingga akhirnya harus ditebang, tumbang karena angin ribut atau roboh karena tanah tempat berpijak longsor, di UI juga ada, tanamannya umumnya masih berukuran sedang. Ketika harus menuju kampus di pagi & siang hari, sesekali gue biasanya menyempatkan untuk menelusuri jalan yang berasal dari Statsiun Pondok Cina - Balairung - Rektorat - Fasilkom, di siang hari biasanya jalan ini sepi, selain bisa melihat beberapa pohon flamboyan yang berbunga mungkin kalo beruntung bisa melihat tupai-tupai yang berkejar-kejaran. Sampe sekarang dugaan gue, tupai-tupai tersebut termasuk binatang yang mengkonsumsi biji flamboyan ini selain biji dari tumbuhan-tumbuhan lainnya. Hmmm gue gak tahu pasti sih, jenis pohon ini musiman apa nggak, yang jelas selama musim penghujan pohon-pohon flamboyan banyak yang gue lihat sedang berbunga, bagus!.

Monday, April 17, 2006

koleksi musik tambahan

waduh dah lama gak nulis, rasanya kaku, kak..kak..kak.. ku...ku...ku... :D, yeah mo cerita aja, beberapa hari yang lalu gue dan salah seorang teman lama pergi ke mangga dua dilanjutkan ke glodok, barang yang dicari dan akhirnya dibeli oleh teman gue tersebut adalah harddisk USB, sedangkan gue ?, lebih banyak window shopping dan kadang terhenti pada pajangan beberapa barang tertentu dengan mata berbinar-binar, entah karena memang benar-benar menginginkannya (digicam) atau juga karena baru tahu bentuk fisik barang tertentu yang sering dibicarakan (berkaitan dengan perangkat wireless) :D, norak banget. Setelah selesai dari mangga dua, akhinya kami pergi ke Glodok dengan tujuan mencari beberapa koleksi classic/progressive rock, kebetulan temen yang gue ajak merupakan salah seorang yang selama ini gue minta untuk memberikan rekomendasi terhadap kelompok-kelompok musik classic-progressive rock yang asik, alhasil berikut daftar mp3 yang gue beli :

1. Deff Lepard ~
2. Pink Floyd *
3. Deep Purple ~
4. Rush *
5. Oasis ~
6. Green Day ~
7. Chicago ~
8. Led Zeppelin ~
9. Genesis ~
10. Cake *
11. CCR *

keterangan
~ : pilihan gue sendiri, untuk menambah koleksi
* : rekomendasi teman, beberapa sudah gue dengarkan, menarik

Nggak semua bagus, beberapa kualitas CD-nya kacau :D

Suasana perjalanan :

Naik motor - siang - terik panas matahari - asap kendaran - lalu-lintas semawut - tancap bleh !!

Hujan lebat - kena muka sakit - pakaian basah kuyup - hajar aja !! - banjir - macet - cari jalan alternatif - nyasar :D

Menyenangkan

Monday, April 03, 2006

Tanah Jajahan

Here i am, memandang luas bentangan tanah lapang dan ilalang, entah pohon ini namanya apa, yang jelas dahan-dahan kecilnya cukup kuat untuk menahan beban tubuh ini, dari tempat ini saya bisa memandang tanah 'jajahan' dengan pasti, ditemani hembusan semilir angin sore, jingganya langit dan kicauan sekawanan burung pipit yang sibuk berebut tempat di rumpunan ilalang untuk menanti datangnya malam, saya dapat duduk berlama-lama di tempat ini sambil memakan buah-buahan liar hasil panen. Sesekali ada pikiran-pikiran yang melintas dan mengganggu, entah PR sekolah, acara menarik di TV atau panggilan orang tua, tapi semua itu segera sirna seiring rasa gatal di beberapa bagian tubuh akibat gigitan nyamuk. Saya bisa tahu dengan detail bahwa di balik tajamnya duri-duri tanaman itu ada tempat pengintaian yang sangat nyaman, tanahnya lembut, enak untuk dipijak, atau di atas pohon tertentu dengan ketinggian +- 15 m, saya bisa dengan leluasa mengamati lalu-lalang orang di jalan setapak yang menghubungkan dua Rukun Tetangga serta pembicaraan yang terjadi di antara mereka, atau di pohon tempat saya saat ini, tersembunyi, nyaman dan memiliki daerah pantau yang cukup luas. Banyak hal & permainan yang bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu di lahan luas ini : cari buah, main kincir daun (daun singkong atau pepaya), panah dengan ilalang, tombak dengan batang-batang pohon muda, angsa-angsa'an yang dibuat dengan jenis bunga tertentu, gelembung sabun dari pohon sejenis biji karet kecil, mencari serangga, mencari ikan gabus di kubangan lumpur, perosotan di tanah berbukit, mencari benda-benda dan masih banyak lagi. Saya benar-benar menikmatinya, hingga pada akhirnya tersadar, ah.. ternyata hanya sepotong kisah masa kecil.


catatan : saat ini tanah 'jajahan' itu sudah berubah menjadi sebuah bangunan besar, sedangkan lahan luas yang masih tersisa terlindung oleh tembok beton yang dipancang mengeliling.

Wednesday, March 29, 2006

Laut, Langit, Matahari & Garis Cakrawala



Cool isn't it, hmm.. :)

Tuesday, March 28, 2006

ie & firefox

blog ini jika dilihat dengan menggunakan ie lumayan rapih, tapi kalo dilihat pake mozilla firefox jadi berantakan :D. kapan-kapan dibenerin lagi.

~aneh

Thursday, March 23, 2006

Sedikit tulisan

(mode sok tahu : ON)

Paradigma berpikir

Terkadang ketika kita menghadapi sebuah hal, tanpa banyak tahu mengenai hal tersebut kita bisa memberikan judgement, wajar saja, tidak bisa disangkal juga bahwa sesuatu yang telah kita lakukan tersebut terkadang tidak sesuai dengan yang kita kira sebelumnya, nah di sinilah letak paradigma diposisikan, alangkah baiknya sebelum kita memberikan judgment dan melakukan penyikapan, sejauh mungkin kita memposisikan diri pada berbagai "pos" (individu, keadaan, waktu, tempat dan sebagainya), dengan begini mudah-mudahan didapatkan sudut pandang yang berbeda dan pada akhirnya bisa memberikan alternatif penyikapan yang berbeda pula pada hal-hal yang dihadapi.


Kondisi Cuaca

Dalam minggu terakhir ini, angin benar-benar semarak, (AFAIK) dari pengamatan gue, angin bergerak dari arah barat daya-barat-barat laut ke timur, jika posisi kita berada di Jakarta, daerah arah mata angin tersebut terhadap Indonesia, vegetasi yang ada merupakan hutan hujan tropis, sama halnya untuk Indonesia terhadap Asia, mungkin ini penyebab curah hujan yang cukup tinggi. Ada hal yang menyenangkan setelah hujan, jika hujannya terjadi di siang-sore hari, biasanya langit di malam hari benar-benar cerah, dengan begini benda-benda langit bisa terlihat lebih jelas dibanding hari biasanya, seperti malam ini, bintang-bintang di daerah langit barat bertaburan, sangat menarik. Di sisi lain, ada juga yang tidak menyenangkan, bencana banjir, di daerah perkotaan maupun pedesaan tidak lepas dari masalah yang satu ini.


(mode aneh : ON)

Blog-Ku Sayang Blog-Ku Malang

Gue sedang memahami si blog nih, jarang diisi dan terkesan tidak terurus, tapi untungnya si blog ngga rewel dan bawel sih atau sampai bersikap manja dengan merengek-rengek, dari tulisan di atas (paradigma berpikir) mungkin si blog sudah sampai pada pemahaman alternatif dalam bersikap, jadi dia ngga terlalu banyak menuntut tuannya, paling tidak dia bisa memposisikan diri 'cuti' untuk menampilkan tulisan tuannya tanpa memiliki batas waktu yang ditentukan, santai aja ya, yang ngerti kan cuma kau dan aku :D.


Penutup

Sepertinya gue terlalu sok tahu :D

mode sok tahu : OFF
mode aneh : OFF

Monday, March 13, 2006

Pengobral Dosa

Iwan Fals - Pengobral Dosa

Di sudut dekat gerbong yang tak terpakai
Perempuan ber make-up tebal dengan rokok di tangan
Menunggu tamunya datang

Terpisah dari ramai
Berteman nyamuk nakal dan segumpal harapan
Kapankah datang tuan berkantong tebal

Reff:
Habis berbatang-batang tuan belum datang
Dalam hati resah menjerit bimbang
Apakah esok hari anak-anakku dapat makan
Oh Tuhan beri setetes rezeki

Dalam hati yang bimbang berdoa
Beri terang jalan anak hamba
Kabulkanlah Tuhan

comment: ironi bos ..

Wednesday, March 08, 2006

Puisi (J) Kaim

Jenis : Puisi
Untuk seorang teman : Musafir

(J) Kaim ?
Kamu memang aneh..
Kau musafir sih.. (begitu kata temenya maman)
Padahal, aku sedang tidak punya ide untuk menulis ..
Lagipula moodku entah tersimpan dimana (lupa) ..
Lalu... dengan kata-kata itu kau menikamku ..
Ugh.. terasa sakit, kamu bilang aku (J) Kaim ?
Malet Banges seh..

Ketika matahari terbit, bunga-bunga bermekaran
Lalu aku lihat di taman..
Ada yang putih dan ada yang merah ..
Setiap hari ku siram semua ..
Mawar melati semuanya indah .. (horee !!)

Ketika matahari tenggelam, burung camar kembali ke sarang
Ikan lumba-lumba beristirahat, Ikan-ikan kecil bergegas pergi mencari plankton
Koala aktif di malam hari dan bobo di siang hari
Mengapa begini ?, Mengapa begitu ?, banyak pertanyaan di dunia ini

Wahai musafir, terima kasih ya sudah menyemangati ..
Saya benar-benar menghargainya, walaupun kamu benar-benar sotoy ..
Btw, Kamu suka sotoy apa ?
Kalo aku sotoy babat (jeruk nipisnya yang banyak) .. kamu ?

Tuesday, February 14, 2006

Komunitas Terdidik: Belajar dari Jepang



Posted in Management by Romi Satria Wahono on the February 7th, 2006

Opini kecil, yang saya tulis sewaktu masih tinggal di Jepang. Pernah dimuat di kolom Opini, Surat Kabar Republika, tanggal 15 Juli 2002.

Tiada hari terlewatkan tanpa membaca surat kabar Indonesia melalui Internet. Di sana-sini bermunculan berita mengenai rusaknya moral dan carut marutnya kepribadian masyarakat Indonesia, layaknya sebuah bangsa yang tidak terdidik. Dan kerusakan ini secara signifikan dan menyeluruh melanda berbagai golongan masyarakat Indonesia, dari pejabat atas, menengah sampai rendah, dari anggota DPR sampai menular ke masyarakat umum. Kemudian kalau kita menyimak berita-berita Internasional, sudah menjadi hal yang lazim, bahwa Indonesia selalu memenangi kontes-kontes internasional yang berhubungan dengan sifat buruk. Dari masalah besarnya jumlah korupsi, pelanggaran HAM, pembajakan software, sampai rendahnya masalah sumber daya manusia (SDM).

Pada tulisan ini, penulis mencoba menguraikan tentang bagaimana sebuah komunitas terdidik (knowledged community) dan beradab itu sebenarnya bisa terbentuk dari sesuatu hal yang sangat sederhana.

Dari mengamati perilaku kehidupan masyarakat Jepang, sebenarnya tergambar bagaimana sebuah komunitas terdidik terlahir dari suatu sifat dan sikap yang sederhana. Yang pertama mari kita lihat bagaimana orang Jepang mengedepankan rasa “malu”. Fenomena “malu” yang telah mendarah daging dalam sikap dan budaya masyarakat Jepang ternyata membawa implikasi yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan. Penulis cermati bahwa di Jepang sebenarnya banyak hal baik lain terbentuk dari sikap malu ini, termasuk didalamnya masalah penghormatan terhadap HAM, masalah law enforcement, masalah kebersihan moral aparat, dsb.

Bagaimana masyarakat Jepang bersikap terhadap peraturan lalu lintas adalah suatu contoh nyata. Orang Jepang lebih senang memilih memakai jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan raya. Bagaimana taatnya mereka untuk menunggu lampu traffic light menjadi hijau, meskipun di jalan itu sudah tidak ada kendaraan yang lewat lagi. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

Hal menarik berikutnya adalah bagaimana orang Jepang berprinsip sangat “ekonomis” dalam masalah perbelanjaan rumah tangga. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Sekitar 8 tahun yang lalu, masa awal-awal mulai kehidupan di Jepang, penulis sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar pukul 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 10 atau 20 yen. Juga bagaimana orang Jepang lebih memilih naik densha (kereta listrik) swasta daripada densha milik negeri, karena untuk daerah Tokyo dan sekitarnya ternyata densha swasta lebih murah daripada milik negeri. Dan masih banyak lagi contoh yang sangat menakjubkan dan membuktikan bahwa orang Jepang itu sangat ekonomis.

Secara perekonomian mereka bukan bangsa yang miskin karena boleh dikata sekarang memiliki peringkat GDP yang sangat tinggi di dunia. Mereka juga bukan bangsa yang tidak sibuk atau lebih punya waktu berhidup ekonomis, karena mereka bekerja dengan sangat giat bahkan terkenal dengan bangsa yang gila kerja (workaholic). Tetapi hebatnya mereka tetap memegang prinsip hidup ekonomis. Ini sangat bertolak belakang dengan masyarakat negara-negara berkembang (baca: Indonesia) yang bersifat sangat konsumtif. Terus terang kita memang sangat malas untuk bersifat ekonomis. Baru dapat uang sedikit saja sudah siap-siap pergi ke singapore untuk shopping, atau beli telepon genggam baru.

Sifat berikutnya adalah masalah “sopan santun dan menghormati orang lain”. Masyarakat Jepang sangat terlatih refleksnya untuk mengatakan gomennasai (maaf) dalam setiap kondisi yang tidak mengenakkan orang lain. Kalau kita berjalan tergesa-gesa dan menabrak orang Jepang, sebelum kita sempat mengatakan maaf, orang Jepang dengan cepat akan mengatakan maaf kepada kita. Demikian juga apabila kita bertabrakan sepeda dengan mereka. Tidak peduli siapa yang sebenarnya pada pihak yang salah, mereka akan secara refleks mengucapkan gomennasai (maaf).

Kalau moral dan sifat-sifat sederhana dari orang Jepang, seperti malu, hidup ekonomis, menghormati orang lain sudah sangat jauh melebihi kita, ditambah dengan majunya perekonomian dan sistem kehidupan. Sekarang marilah kita bertanya kepada diri kita, hal baik apa yang kira-kira bisa kita banggakan sebagai bangsa Indonesia kepada mereka ?

Bangsa Indonesia bukan bangsa yang bodoh dan tidak mengerti moral. Kita bisa menyaksikan bahwa mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang sedang belajar Jepang, Jerman, Amerika dan di negara -negara lain, banyak sekali yang berprestasi dan tidak kalah secara ilmu dan kepintaran. Demikian juga kalau kita bandingkan bagaimana para pengamat dan komentator Indonesia menguraiakan analisanya di televisi Indonesia. Selama hidup 8 tahun di Jepang penulis belum pernah menemukan analisa pengamat dan komentator di televisi Jepang yang lebih hebat analisanya daripada pengamat dan komentator Indonesia. Dan ini menyeluruh, dari masalah ekonomi, politik, sistem pemerintahan bahkan sampai masalah sepak bola.

Akan tetapi sangat disayangkan bahwa fakta menunjukkan, secara politik dan sistem pemerintahan kita tidak lebih stabil daripada Jepang, secara ekonomi kita jauh dibawah Jepang. Dalam masalah sepakbola juga dalam waktu singkat Jepang sudah berprestasi menembus 16 besar pada piala dunia tahun 2002 ini, sementara kita sendiri masih berputar-putar dengan permasalahan yang tidak mutu, dari masalah wasit, pemain sampai kisruhnya suporter.

Mengambil pelajaran dari kasus yang telah diuraikan penulis diatas. Ternyata kepintaran dan kepandaian otak kita adalah tidak cukup untuk membawa kita menuju suatu komunitas yang terdidik. Justru sikap dan prinsip hidup yang sebenarnya terlihat sederhana itulah akan secara silmultan membentuk suatu bangsa menjadi bangsa besar dan berperadaban.

Sumber : http://romisatriawahono.net/?p=95#more-95
Tanggal akses : 15 Februari 2006

Friday, February 03, 2006

Batu Besar Penghalang Jalan


Ada batu besar yang mengahalangi perjalanan sebuah rombongan, alhasil di dalam rombongan itu terdapat penyikapan-penyikapan yang berbeda, ada yang cuek dan berpangku tangan pada orang lain, ada yang ngedumel tanpa melakukan apa-apa, ada yang terlalu lama membicarakan konsep bagaimana cara menyingkirkan batu tersebut, hingga pada akhirnya terlalu banyak waktu yang terbuang, ada juga yang benar-benar terlihat tolol dengan berusaha memecahkan batu menggunakan pahat dan palu, padahal jelas-jelas batu tersebut butuh waktu yang tidak sedikit.

Wednesday, January 11, 2006

E-Learning & E-Book


Informasi :

Untuk yang mau ikut e-learning gratis dari ilmukomputer.com, bisa akses ke sini, semoga bermanfaat.


Untuk mendapatkan e-book gratis bisa akses ke sini, jenis bukunya lumayan variatif, bukan cuma IT aja --walaupun kebanyakan jenis ini--, semoga bermanfaat.

Monday, January 09, 2006

Astaga...


kamu duduk manis di sini, stop dan cukup bermain-mainnya, oke sekarang kerjakan tugas dan jangan jail lagi, ini sapu tangan, ayo seka ingus kamu, sekarang tahu akibatnya kan kalo bermain dengan hujan sedangkan kamu sendiri sedang tidak dalam kondisi yang baik, nah, bagus. kalo mau main keluar selesaikan dulu tugas-tugas mu, inget ya jadi anak manis, duduk rapi, pegang pinsil kamu dan kerjakan tugas menggambarmu, kamu boleh menggamabar apa saja sesuka hatimu, bukan rapihnya (karena sedikit kesalahan) atau tepatnya sudut atau proporsionalnya garis yang kamu buat, yang saya nilai itu ketulusan kamu dalam menggambar, coba deh ekspresikan dirimu di lembaran itu sebebas-bebasnya, jangan takut salah dan teruslah belajar, suatu saat nanti kamu akan mengerti kenapa saya meminta begitu.

Thursday, December 29, 2005

Chatting 2 hari lalu


Chatting 2 hari lalu berbeda dari biasanya, karena gue online dengan tujuan ngobrol abis, biasanya online kalo memang ada perlu aja dengan pekerjaan, tapi kemarin nggak. Yeah online dari jam 11.00 sampe dengan 17.00 tanpa terhenti untuk idle karena ada aja teman yang bisa diajak ngobrol dan berkirim kabar. Mulai dari kodingan yang nggak tahu solusinya, nanya alamat blog, ada teman yang cerita mengenai pekerjaannya, cela-cela'an karena ada teman berasal dari daerah terpencil --nun jauh di sana-- baru pulang dari luar negeri, ada juga yang kirim berita mengenai keadaan teman yg di-Drop-Out sampai conference untuk berdiskusi masalah kambing dan pada akhirnya chatting terselesaikan gara-gara ada masalah di proxy servernya.


pada satu sesi (seingat gue) :

MIH : Gal, kayaknya WWPK di DO deh
gue : Ha ?, lo tau dari mana ?
MIH : Yee.. gue kan satu jurusan sama dia di Eletro, ya taulah gue
gue : kok bisa begitu man ?
MIH : Iya, padahal gue udah coba bantu ngerjain tugasnya, tapi dianya sendiri kayaknya kurang semangat
MIH : Di ITB ada tiga jenis DO, TPB, Tingkat 2-3 dan Sarjana, dia di DO Tingkat 2-3
gue : Hmm.. tebakan gue, anak ini kebanyakan kegiatan di luar
MIH : Yup betul sekali, gue pikir dia salah ngeset prioritas
gue : ...
MIH : ...

Yah kurang lebih itu potongan YM gue dan salah seorang teman SMA, WWPK ini teman sebangku gue ketika kelas 2, dari sejarahnya ketika masuk SMA masuk ke dalam 10 besar NEM tertinggi dari 624 siswa, di kelas 1 selalu juara 3 besar, kelas 2 masuk kedalam 3 besar juga, dan ketika lulus NEMnya juga sangat-sangat tinggi, dulu sewaktu sekelas, untuk semua mata pelajaran nggak ada yang nggak bisa, dari pelajaran IPA, IPS maupun Bahasa bisa dikuasai, setiap pagi ketika gue dateng ke kelas pasti bangku gue didudukin sama anak kelas lain yang nanya ke WWPK ini sebagai tutor yang baik hati, gue bisa sebangku sama WWPK karena hal konyol juga, biasanya ketika hari pertama masuk kan rebutan bangku tuh, karena gue terlambat akhirnya bangku yang tersisa adalah bangku di sebelahnya yang berada pada barisan ke dua dari depan --gue biasanya lebih milih baris-baris belakang kalo untuk urusan begini--, dari gosip-gosipnya yang lain juga pada canggung kalo duduk sama WWPK ini, karena dia nggak mau kasih contekan kalo lagi ulangan, yah udah nasib gue, sebenarnya nggak terlalu bermasalah juga sih, kecuali untuk mata pelajaran akuntansi, sejarah, seni musik dan agama islam, --gue mengkategorikan sebagai mata pelajaran hitung kancing dan untung-untungan--, WWPK siswa yang aktif, dari kelas 1 sudah ikut kegiatan-kegiatan sekolah (Remaja Masjid, Paskibra, KIR dll), selain itu WWPK gue kategorikan sebagai seorang yang sholeh, gue : "Biasanya loe tidur jam berapa ?", WWPK : "Tidur jam 9 malem terus bangun jam 3, sholat malam, terus belajar", gue "Tidur lagi gak ?", WWPK : "Nggak". Lah gue ?,(pokoknya beda 180 derajat) yang bisa gue banggain dari diri gue terhadap WWPK adalah gue lebih jago main catur --soalnya dia juga baru gue ajarin--, walhasil setiap istirahat gue sering diajak untuk sholat Dhuha, setiap sabtu selepas sekolah diajak ngaji dan dikenalin sama temen-temennya, kalo gue nggak ngerti mengenai pelajaran dan nanya sama dia, pasti dijelasin dengan detail. Sedangkan gue, WWPK lebih sering gue kerjain dan gue ajak bercanda, kalo pelajaran akuntansi gue ajak maen catur sambil ngumpet-ngumpet (gue bikin bidak pake kertas digambar dan sampul buku sebagai papan catur), pernah satu waktu ketika guru akuntasi mendekat ke arah kami yang sedang maen catur, akhirnya untuk penyelamatan gue tutup sampul buku, akibatnya catur yang dimainin berantakan, kita berdua cuma cengengesan aja setelah guru akuntansi menjauh, bwekek..kek..kek.. yang penting penyelamatan berhasil, kalo dipikir gue lebih merusak. Hmm setelah pisah kelas di kelas 3, WWPK juga masih sering gue kerjain, pernah satu saat ketika jam istirahat gue tulis di papan tulis "Met Ultah WWPK" gede-gede, dan keesokan harinya WWPK bagi-bagi kue, permen dan coklat di kelas, ngakunya sih Ultah beneran tapi gue nggak tahu bener apa nggak. Setelah lulus --dalam 4 tahun-- hanya 1 kali gue bisa ngobrol dengan WWPK, selebihnya entah no. hpnya gak bisa dihubungi, no. telp rumah yang biasa gue hubungi ketika SMA ternyata sudah berubah, alamat e-mail dari teman yang ngga valid, pokoknya sulit banget untuk kontak.

Setelah tahu kabar tersebut, ngenes juga, ini orang potensial banget sebenarnya, kalo orangnya kayak gue sih gak apa --begajulan--, duh.., seperti fenomena yang gue lihat juga ketika kuliah dulu, masalah aktivitas di luar akademis, gue suka melihat teman-teman gue dengan aktivitas yang banyak di luar akademis dengan tujuan berkontribusi untuk masyarakat, tapi kalo keadaan diri sendiri terabaikan gara-gara manajemen dan penentuan prioritas kurang baik gimana ?, tujuannya kan ingin memperbaiki keadaan, kok keadaan dirinya sendiri nggak diperhatikan, bukannya hal ini nantinya malah menambah masalah juga ?, lebih sering gue lihat memang pada akhirnya orang-orang tersebut harus berjuang sendirian, bukan karena nggak ada perhatian, tapi karena teman-teman yang lain juga sibuk dengan urusannya masing-masing. Walaupun, nggak jarang juga gue melihat ada teman-teman yang berhasil di kedua bidang tersebut (kegiatan akademis dan non akademis). Kalo dilihat dari tanggung jawab, gue pikir sangat sedikit orang tua yang mengingikan anaknya menjadi seorang aktivis ketika memasuki dunia perkuliahan , umumnya mereka menginginkan anaknya bisa mendapatkan pendidikan yang baik karena sudah bersusah-payah menyediakan biaya pendidikan yang nggak kira-kira. Idealnya --menurut gue--, oke kegiatan non-akademis sebanyak apapun, tapi kegiatan akademis tetap harus diutamakan, jadi sesuaikan antara kemampuan diri dengan tanggung jawab yang dipegang.

Monday, December 26, 2005

916


ehmm... i'm stuck in this problem again, can't do anything, and there's no reference, i don't know what should i do, ehh.. junglish ?

menulis aneh, ada yang ingat tulisan di buku SD, terbitan depdikbud kurikulum 198* (lupa gue)


I3ud1 b3I2m41n b0l4

4d1k t1duI2 d1 k4m4I2

4y4h m3mb4c4 k0124n

1bu mem454k d1 d4pu12


pengen juga sekali-kali nulis di blog yang panjang pake tulisan aneh :D, dapet ide tulisan aneh dari chatt YM

Tadi malam


Tadi malam gue baru aja nonton film cast away, sebenarnya termasuk film jadul yak :D, mm.. tapi gue suka sedikit sama filmnya, terutama mengenai perjuangan aktor utamanya (chuck) cmiiw untuk bertahan hidup di pulau itu sendirian.

(potongan cerita) Karena sendirian dan gak ada teman akhirnya bola voli pun jadi teman dan diajak ngobrol, ketika pada satu saat dia melempar bola itu ke luar gua, dia sangat merasa menyesal dan benar-benar kehilangan, hingga pada akhirnya ditemukan juga dan dia berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya itu.

Lagi, ketika chuck menceritakan bagaimana dia bisa bertahan hidup, lebih jauh motivasi apa yang ada di dalam dirinya, itu semua alami "just to keep breathing", dan ada satu kalimat yang bagus "bahwa matahari esok pagi akan selalu bersinar".

Pelajaran yang bisa didapat dari potongan cerita ini :

1. Manusia, alaminya, butuh seseorang/sesuatu di dalam hidupnya di dunia yang bisa diajak berbagi (*).
2. Betapa nilai persahabatan itu dijunjung tinggi ya ?, walau cuma sebuah bola voli, chuck sampe sebegitu emosionalnya.
3. Kalo kata Ace "John, saya percaya bahwa di sana selalu ada harapan", yeah optimisme, that's great.


loncat (1)
Within You Without You

We were talking - about the space between us all
And the people - who hide themselves behind a wall of illusion
Never glimpse the truth - then it's far too late when they pass away

We were talking - about the love we all could share
When we find it - to try our best to hold it there - with our love
With our love we could save the world - if they only knew

Try to realise it's all within yourself - no-one else can make you change
And to see you're really only very small
And life flows on within you and without you.

We were talking - about the love that's gone so cold
And the people who gain the world and lose their soul
They don't know, they can't see - are you one of them ?

When you've seen beyond yourself
then you may find peace of mind is waiting there
And the time will come when you see we're all one
And life flows on within you and without you


Lagu di atas dibuat dan dinyanyikan oleh george harison --salah satu personel the beatles--, mmm.. dia emang agak filosofis kalo bikin lirik lagu. Hmm... jadi terbesit untuk cari instrumen yang dimainkan full pake sitar.

loncat (2)
mp(mba psikolog) : kamu punya masalah dalam mengambil keputusan ?

gue : mmm nggak juga mba, mungkin ketika saya mengambil sebuah keputusan, saya lebih mempertimbangkan keadaan orang di sekitar saya, apa dampak dari keputusan yang saya ambil terhadap orang-orang tersebut.

mp : hmmm, kok beda ya ?, dari hasil tes, kamu itu cendrung untuk bersikap nggak mau ambil pusing dan masa bodoh alias cuek.

gue : hmm.. begitu ya mba,(dalam hati) ternyata gue begitu ya menurut hasil tes, ini yang bener hasil tes atau saya ya mba ?


(*) ada pemikiran aneh di dalam kepala gue :D.

Tuesday, December 20, 2005

Mengapa Blog ?


Blog, ekspresi diri seseorang/kelompok dalam tulisan, blog berjenis A dengan karakternya masing-masing menceritakan kegiatan yang dialami individu, atau blog berjenis B dengan isi yang memang ditujukan untuk berbagi informasi, buku, hobi, dan masih banyak lagi. Penulis wajib mengetahui bahwa tulisannya bisa diakses oleh siapapun di belahan dunia ini --dengan akses internet tentunya--, dengan berbagai macam interpretasi dan latar belakang pembaca yang berbeda-beda. Jadi alangkah baiknya --dan memang sudah seharusnya-- (menurut saya) bahwa si penulis bertanggung jawab penuh terhadap tulisannya dan tentunya sebagai keharusan, si pembaca harus bisa memilah dengan cermat.

Kalo dicermati sebenarnya blog itu --gue pikir-- sarana yang sangat efektif untuk pembentukan opini, opini dalam hal apapun, terkadang ada penulis yang menceritakan mengenai pengalamannya ketika berbelanja di mall tertentu dengan penyebutan nama, secara tidak langsung di sini blog bisa dikategorikan sebagai media promosi, atau ada juga yang menceritakan pengalamannya di tempat dia bekerja, sedikit banyak kita bisa mengetahui bagaimana kebijakan atau manajemen perusahaan/lembaga tempat dia bekerja, dan secara tidak langsung kalo satu waktu kita membutuhkan produk atau jasa yang kebetulan disediakan oleh perusahaan tersebut, minimal kita bisa mendapatkan satu rujukan, lagi-lagi media promosi.

Lain lagi jika ada penulis yang menyampaikan pengalamannya di negeri lain, seperti pada tulisan gue sebelumnya "Wak...waw..", informasi seputar daerah yang ditinggalinya gue pikir sangat menarik, mengenai adat istiadat, kebudayaan, dan sifat-sifat masyarakatnya, hmm kalo di sini blog bisa jadi sarana penyebar informasi.

Sepertinya tulisan gue sudah mulai ngawur, btw gue jadi bertanya-tanya, jenis blog gue apa ya ?, temanya gak jelas dan lompat-lompat. Gue juga sebenarnya bukan jenis orang yang rajin menulis, kayaknya lebih suka untuk membaca blog orang lain, hmm blog ini juga baru diupdate kurang lebih 4 bulan lalu, itu juga karena ada yang nanya alamat blog gue apa, hehh.. udah dulu nulisnya.