Showing posts with label Keseharian. Show all posts
Showing posts with label Keseharian. Show all posts

Sunday, May 20, 2012

Lari di Jakarta International 10 K

Alhamdulillah, hari ini bisa menyelesaikan jarak 11 KM di jakarta international 10K. Lumayan banget --untuk ukuran gue--, dengan jarak sejauh itu bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 17 menit. Ternyata strategi istirahat dan mengkonsumsi makanan sedikit lebih banyak cukup berhasil, walaupun malam harinya tidur cuma 2 jam karena ada final liga champion --walaupun akhirnya gue ketiduran :P--. Berikut detail dari aktivitas lari pagi ini di Jakarta International 10 K. :)



note : aktivitasnya salah setting, seharusnya running bukan walking.

Wednesday, November 12, 2008

Bus TK

Pagi ini ada kejadian menarik, ketika terjebak kemacetan, bus umum yang saya tumpangi berada tepat berdampingan dengan sebuah bus wisata taman kanak-kanak. Segera saja masing-masing anak mengekspresikan dirinya. Mulanya hanya satu-dua anak, mungkin karena kegaduhan yang ditimbulkan akhirnya mempengaruhi anak-anak lain yang berada di dalam bus tersebut, hingga akhirnya sebagian besar dari mereka menjadi sangat ekspresif. Ada yang tertawa-tawa sambil menunjuk-nunjukkan tangannya ke arah penumpang yang berada di dalam bus yang saya tumpangi, ada yang melet --menjulurkan lidahnya-- berulang-ulang :D, ada yang melambai-lambaikan tangannya, ada yang tersenyum manis, ada yang tertawa-tawa sambil berkelompok, dan ada pula yang tidak terusik sama sekali, terlihat diam dan tenang.

Saya coba perhatikan secara seksama anak-anak tersebut, sedikit melamun, bisa jadi yang sekarang terlihat riang-ekspresif, ketika dewasa nanti menjadi seorang tenang dan kalem, begitupula sebaliknya, yang terlihat tenang dan pendiam, justru ketika dewasa akan lebih ekspresif. Entahlah. Yang jelas, nuansa lepas, ringan, riang dan gembira benar-benar terasa di dalam bus tersebut. Lalu sedikit menyimpulkan, bahwa kehidupan jauh lebih sederhana ketika kita muda :D.

Monday, October 13, 2008

Living Life Consciously (?)

Kali ini saya merasakan kantuk yang teramat sangat. Tadi sempat sekian detik hilang kesadaran, hormon santai saya mulai bekerja, rasanya nyaman, pikiran menjadi tenang, gelap dan blup!! terang lagi. Ya ampun, tadi saya tertidur sebentar. Setelah sedikit sadar, saya coba cari kegiatan menarik untuk mengalihkan rasa kantuk.

Blog. Entah sejak kapan blog jadi amat sangat nge-trend. Dari yang santai hingga serius. Dari yang curhatan hingga saran. Dari biasa hingga ingin dikenal. Terserah saja. Kali ini, dengan jangka waktu yang sudah sekian lama akhirnya saya mencoba untuk menulis di blog lagi. Semata-mata untuk mengalihkan rasa kantuk dengan cara menulis.

Hari sabtu kemarin saya bertemu dengan rekan-rekan kerja dari pabrik sebelumnya. Pabrik penyedia jasa infrastruktur komunikasi. Tepatnya penyedia tempat singgah burung merpati penghantar pesan. Kami membuat tempat singgah burung merpati yang tepat guna. Tapi saya tidak akan bercerita panjang lebar mengenai topik tersebut. Saya akan sedikit bercerita mengenai sedikit topik pembicaraan kami, dimana saya lebih suka untuk sedikit bicara, bengong, tertawa dan mendengar.

Di sela-sela waktu obrolan kami ketika sedang membicarakan keberadaan rekan-rekan lain yang tidak bisa hadir, saya bertanya, bagaimana kabarnya rekan x. Dan serta merta banyak yang memberikan informasi. Ternyata sekarang rekan x sudah menjadi seorang petani di yogyakarta, mendalami kegiatan seni dan kebudayaan, jadi juru kunci di salah satu makam, punya kegiatan menyiram tanaman di pagi dan sore hari serta punya kegiatan berbagi pengetahuan dengan orang sekitar. Sayangnya semua disampaikan dengan nada seolah rekan x seorang sakit jiwa / gila. Lantaran dia berubah ekstrim dari kehidupan sebelumnya. Dari sekian cerita yang saya dengar, kesimpulan yang dapat saya ambil, sepertinya rekan x mengalami sebuah perjalanan pemahaman kehidupan yang luar biasa hebat, hingga dia bertindak demikian. Sedikit sok tahu, saya menyebutnya sebagai "menghidupi kehidupan secara sadar". Saya tidak setuju jika orang-orang seperti ini disebut sakit jiwa / gila.

Begitulah, terlalu sering saya melihat dan mendengar bahwa orang yang punya pola pikir sedikit saja berbeda dengan orang kebanyakan, berbagai sebutan kurang baik sudah ada pada dirinya. Terlepas dari hal itu, saya salut untuk orang yang punya keberanian untuk memilih jalan kehidupannya sendiri secara sadar. Dan mudah-mudahan setiap dari kita memiliki keberanian tersebut. Dan, sepertinya saat ini rasa kantuk saya sudah hilang. He..he.. baguslah.

Friday, March 28, 2008

Akhir pekan

Diantara beragamnya kegiatan akhir pekan yang gue lakukan, salah satu yang menarik adalah jalan-jalan di pagi hari. Langitnya biru cerah, sinar mataharinya hangat, udaranya segar. Dimulai dari menyusuri suasana pagi lingkungan perumahan, lalu menyusuri jalan setapak yang dibatasi ilalang dan tanaman palawija, dilanjutkan dengan menyusuri jalan aspal dengan suasana keramaian akhir pekan, ada yang bermain badminton, berlari ataupun sekedar bercengkrama. Dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Perjalanan diakhiri dengan sarapan pagi, gue suka bubur ayam. Sembari menikmati keramaian yang ada. Benar-benar sempurna.

Di pagi hari pada akhir pekan ini sepertinya gue tidak akan merasakan hal yang gue tuliskan di atas. Hanya saja gue akan merasakan keramahan lalu-lintas kota Jakarta yang cuma bisa dirasakan hari sabtu dan minggu. Pernah membayangkan, seandainya setiap hari lalu-lintas kota Jakarta seperti sabtu atau minggu pagi ?, hmm..

Selamat berakhir pekan semua :)

Monday, October 22, 2007

Mengenai Pekerjaan

Satu saat ingin menjadi seorang tukang ukir kayu di sebuah desa kecil, bekerja dengan semangat, teliti, rapi, memperhatikan detail setiap guratan kayu yang diserpih, hingga menjadi sebuah seni yang indah --walaupun relatif, sehingga memberikan kepuasan tertinggi bagi pribadi.

Saat lain ingin menjadi pembuat kue, kue yang lembut, manis dan harum, sambil mendengar gelak-tawa anak-anak kecil yang sedang menikmatinya sambil bercanda, rasanya benar-benar senang.

Saat lain ingin menjadi petani tanaman bunga, menikmati setiap usaha yang dilakukan untuk membibitkan, membuat komposisi tanahnya, memupuk, menyiram serta menyiangi, dan pada saatnya nanti bisa melihat bunga warna-warni yang cerah.

Saat lain lagi ingin menjadi seorang petualang sejati, menikmati setiap jengkal kehidupan dunia, tak terlewatkan satupun, dicatat-didokumentasikan-difoto hingga satu saat nanti jika ada orang yang membaca dan melihatnya dapat menambah pengetahuan dan wawasannya, seperti melihat dunia dari sebuah jendela kecil yang terang benderang di dalam ruang yang gelap. Tercerahkan.

Setiap momen pekerjaan dirasai sebagai sebuah proses yang sangat mengasyikkan, halangan "rumput tetangga selalu lebih hijau" terlampaui, persetanlah, bangga akan karya dan memiliki penghargaan yang tinggi akan kemampuan pribadi. Merdeka sebagai individu yang berkarya serta bermanfaat bagi sesama.

~hmm... lama-lama kok jadi kayak puisi